Mantan Napi Ditembak

Serang Polisi Pakai Mandau
Jumat, 11 Januari 2008
BANJARMASIN- Bak seorang pendekar, Ridwansyah alias Iwan (21) melawan dan menyerang dua orang anggota buser Polsekta Banjar Barat yang akan menangkapnya, Rabu (9/1) sekitar pukul 20.00 Wita, di Gg Serumpun RT60, Jl Soetoyo S, Banjarmasin Barat.

Perlawanan yang dilakukan pemuda warga Gg Serumpun tersebut sempat membuat petugas keder. Tapi itu tidak berlangsung lama. Karena keselamatan mereka terancam, salah satu petugas terpaksa mencabut pistol. Dor! Sebutir timah panas dimuntahkan dari pistol petugas dan tepat mengenai betis kanan Iwan.

Iwan langsung ambruk ke tanah. Saat tidak berdaya, petugas langsung dibekuknya. Tiga buah mandau yang dibawanya langsung disita.

Pemuda berbadan gemuk, yang pernah menghuni LP Teluk Dalam karena kasus pencurian handphone, itu langsung dilarikan ke RS Suaka Insan. Dengan terpincang-pincang dan wajah yang nampak meringis kesakitan, Iwan dipapah petugas memasuki ruang UGD untuk mendapatkan pengobatan. Selanjutnya dia dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan petugas RS Bhayangkara, peluru yang ditembakkan petugas tidak bersarang di kaki Iwan, tapi menembus kakinya.

Setelah luka tembaknya dibersihkan, Iwan langsung dibawa ke Mapolseka Banjar Barat menggunakan mobil patwal Samapta Poltabes guna menjalani pemeriksaan dari penyidik.

Penganiayaan

Informasi terhimpun, Iwan dicari-cari petugas karena terlibat kasus penganiayaan, Minggu (6/1) sekitar pukul 20.00 Wita, di kawasan Pasar Malam Gg Serumpun.

Dia membacok korban, Iskandar (21), warga Gg Purnawirawan, Jl Soetoyo S, Banjarmasin Barat, hanya karena merasa difitnah oleh korban. Untungnya korban hanya menderita luka kecil di bagian punggung kanan.

Berdasarkan laporan dari korban itulah petugas mencari-cari Iwan. Kebetulan, Rabu (9/1) malam, sekitar pukul 20.00 Wita, dua anggota buser yang sedang patroli, melihat Iwan berada di kawasan Gg Serumpun. Petugas pun langsung menghampiri dan mau menangkapnya. Ternyata tidak mudah menangkap Iwan. Dia melawan dan menyerang petugas dengan mandau terhunus. Tak ingin tubuh mereka jadi sasaran mandau Iwan, salah seorang petugas terpaksa mengeluarkan senjata dan menembak Iwan. Iwan pun ambruk dan langsung ditangkap.

Kapolsekta Banjar Barat, AKP Andi Adnan S SH SIk, didampingi Kanitreskrim, Ipda Resky Maulana Z memastikan, Iwan terpaksa ditembak karena mencoba melawan dan menyerang anggota yang mau menangkapnya.

“Iwan sedang kita cari-cari karena terlibat kasus penganiayaan beberapa hari yang lalu. Saat akan ditangkap anggota, dia malah mencoba melawan pakai mandau, terpaksa anggota harus menembaknya,” ungkap Andi, Rabu (9/1) malam, saat membawa Iwan ke RS Bhayangkara. ncl

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s