SMKN 1 Martapura Diteror Bom

  • Akan Diledakan Pukul 10
  • Polisi Lacak Pengirim SMS

Jumat, 24 Januari 2008

Dilaporkan: Sofyar Redhani/Eko Sutriyanto

MARTAPURA – Sebanyak 500 siswa dan puluhan guru di SMKN 1 Martapura di Jl Pendidikan Ujung, Martapura, Kab Banjar, panik dan berhamburan keluar dari ruang kelas masing-masing. Menyusul adanya ancaman bom yang akan meledak di sekolah itu pada pukul 10 pagi.

Teror bom yang dikirim seseorang melalui layanan short massage service (SMS) dengan nomor handphone 081952724718 itu diterima enam siswa dan seorang guru SMKN tersebut. Mereka meneriman ancaman itu dengan waktu yang tidak bersamaan, tapi isinya seragam, yakni “SMKN 1 Martapura pada jam 10 akan meledak. Ini bukan kebohongan tapi ini adalah kebenaran. Jangan pernah menyepelekan”.


Zisma Wardhani, misalnya. Dia menerima SMS itu Rabu (23/1) malam sekitar pukul 21.59 Wita. Beberapa siswa lainnya, yakni Putri, Shinta, Rilda Andriya Aldila, dan Nesti Galuh Pratiwi menerima SMS tersebut setelah salat Subuh. Sedangkan Fajar Agustin menerima SMS itu pukul 07.00 Wita. Ida Jumiyati SPd, wali kelas SMKN tersebut juga kebagian SMS teror. Dia menerimanya sekitar pukul 05.00 Wita.
Mereka yang menerima SMS itu kemudian menyampaikannya kepada Kepala sekolah Drs Ariani. Khawatir ancaman itu benar adanya, sekitar pukul 07.30 Wita, Ariani melaporkannya ke Mapolres Banjar melalui telepon sekolah. Tak itu saja. pihak pengelola sekolah kemudian meminta semua siswa keluar dan meninggalkan sekolah. Suasana gaduh dan panik sempat terjadi.
Seluruh siswa dan guru pun berkumpul di lahan kosong, yang ada di seberang bangunan sekolah tersebut. Sekitar pukul 08.00 Wita, Kapolres Banjar AKBP Sudrajat tiba di SMK tersebut. Tidak lama kemudian, datang Tim Jihandak Gegana Brimobda Kalsel lengkap dengan peralatanannya.
Tanpa membuang waktu, tim melakukan penyisiran di lingkungan hingga ke dalam ruangan. Tak seinchi pun sudut ruangan yang dilewatkan untuk mencari benda yang mencurigakan.
Lebih dari setengah jam setelah melakukan penyisiran, tim tidak menemui adanya benda yang mencurigakan baik di luar maupun di dalam ruangan di sekolah itu. Setelah dipastikan aman, kapolres mempersilakan kepsek untuk meminta seluruh siswa untuk masuk dan melakukan aktivitas kembali.
“Dari penyisiran yang kita lakukan di luar maupun dalam ruangan tidak ada ditemukan benda yang mencurigakan,” jelas Perwira Unit Gegana Brimobda Kalsel, Iptu I Made S.
Sementara Kapolres Banjar AKBP Sudrajat menyatakan, pihaknya sudah memintai keterangan para siswa dan guru yang menerima SMS itu untuk melacak pelakunya. “Bagaimana pun juga kita harus tetap meningkatkan kewaspadaan,” tegasnya.

Iklan

2 Komentar

  1. Sungguh ini suatu hal yang sangat memprihatinkan. Teror sudah merebak dimana-mana, kita mesti harsu seslalu waspada. Apalagi ketentraman sekeolah. Padahal kita tahu Sekolah merupakan tempat untuk mencari ilmu. Namun dengan suasan tidak tenang bagaimana kita bisa mendapkan ilmu dengan baik.

  2. • Numpang info untuk blogger kalimantan (siswa/pelajar/mahasiswa dan pengajar)

    • info telkom speedy competition
    ikuti lomba design web dan blog serta game competition
    caranya : daftarkan url blog/website anda ke email
    speedycompetition@yahoo.com / langsung ke radio sky jl. kol.
    sugiono no. 72, lampirkan juga biodata dan no.telp kamu
    CP : Sarah / 05117532422
    yogie / 085952753904
    pendaftaran sudah dibuka dari bulan maret – april
    cepetan daftar… n jangan lupa biaya daftarnya ga ada alias GRATISSSSS….Euy…..
    TOTAL HADIAH 30 juta Rupiah ……..
    http://internetbanjarmasin.blogspot.com/


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s