Kiriman Ineks dari Jakarta Digagalkan

  • Fantastis, Jumlahnya 22.960 Butir
  • Mr “A” Masih Diburu

Jumat, 30 Januari 2008

Dilaporkan: Irfani Rahman

BANJARMASIN- Masya Allah. Bandar narkoba dari Jakarta ingin “membanjiri” Kalsel dengan ineks. Jumlah sangat fantastis, 22.960 butir. Untungnya kiriman barang haram terbesar di Kalimantan itu belum sampat beredar, karena keburu diamankan petugas gabungan dari Mabes Polri, Bea Cukai dan Polda Kalsel.
M Khalil Ansyari (27) dan Sarifansyah (33) diam tak berkutik saat petugas gabungan membekuknya dan merebut paksa paket ineks dari Jakarta yang baru diterimanya, di depan kantor ekspedisi MEX Barlian Dirgantara, di Jl A Yani Km1, No12, Banjarmasin Tengah, Senin (28/1) sekitar pukul 19.30 Wita.
Dua kurir ineks tersebut langsung digeladang ke Polda Kalsel. Namun sayang, sang pemilik barang berhasil lolos. Hingga berita ini diturunkan petugas masih memburu sang bandar.
“Petugas menggeledah kediaman seseorang berinisial A di Jalan Manggis serta Jalan A Yani. Namun yang bersangkutan menghilang,” ujar seorang petugas yang minta namanya tidak disebutkan.
Informasi diperoleh, pengungkapan peredaran narkoba terbesar di Kalimantan ini bermula dari dua paket yang terdeteksi X Ray di Bandara Sukarno Hatta, Jakarta, Jumat (25/1). Paket tujuan Banjarmasin, Kalsel itu disinyalir berisi ineks dalam jumlah besar.
Petugas Bea Cukai Bandara mengontak Ditnarkoba Bareskrim Mabes Polri. Tim narkoba yang dipimpin AKBP Nyoman Rana dari Unit IV Dit IV Tindak Pidana Norkoba serta Kejahatan Terorganisisr Bareskrim Mabes Polri, beserta empat anggota dari Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, bergerak dan melakukan koordinasi dengan Ditnarkoba Polda Kalsel.
Tak mau buruan yang cukup besar itu lepas, petugas ikut terbang bersama dua paketan cukup besar tersebut. Sesampai di Banjarmasin, Minggu (27/1) siang, petugas bertemu dengan Direktur Narkoba Polda Kalsel, Kombes Drs Sukirman. Mereka langsung mematangkan rencana untuk mengikuti paket yang dicurigai itu.
Diperoleh informasi kalau paket tersebut menuju sebuah ekspedisi bernama MEX Barlian Dirgantara. Tapi petugas tak keburu mengambil ‘barang’. Petugas menunggu siapa yang akan mengambilnya.     Pada Senin (28/1) malam barulah ada orang yang mau mengambil. Lima orang tim Ditnarkoba Mabes serta AKBP Made dari Polda Kalsel bergerak bersama.
Dua orang yang belakangan diketahui bernama M Khalil Ansyari (27), warga Jl Bawang Putih No107, kawasan Gatot Subroto, dan Sarifansyah (33), warga Jl Gatot Subroto Barat I No6, Kelurahan Kuripan, Banjarmasin Timur, mengambil paket tersebut.
“Saat mengambil barang tersebut, langsung kita tangkap,” kata AKBP Nyoman Rana.
Tak hanya itu. Petugas mengembangkan dengan mencari seseorang yang diduga sebagai pemilik barang. Namun hingga Selasa (29/1) malam, mereka tak menemukan sang bandar besar. “Si pemilik barang menghilang,” sebut seorang petugas.
Kapolda Kalsel, Brigjen Drs Halba R Nugroho MM, yang melihat langsung barang bukti, Selasa (29/1) pagi, cukup terkejut dengan temuan 22.960 butir ineks yang ada.
“Saya minta kasus ini terus dikembangkan. Karena narkoba sebanyak ini bisa membunuh banyak orang,” ujarnya.
Terpisah, Direktur Narkoba Polda Kalsel, Kombes Drs Sukirman, mengatakan, jajarannya yang dibantu Mabes Polri, menilai puluhan ribu pil itu hendak di pasarkan di wilayah Kalselteng. Untuk tersangka bakal dijerat dengan pasal 59 ayat 1 huruf c dan e UURI No5 Tahun 1997 jo Pasal 55 KUHP.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s