SDN Keraton Membara

Kamis, 24 Januari 2008

Dilaporkan: Sofyar R/Risman Noor/Saiful Akhyar

MARTAPURA- Api tak hanya meneror Banjarmasin. Suasana perkuliahan mahasiswa STIA Bina Banua yang mengambil tempat di kompleks SDN Keraton 1,2 dan 3 di Jl A Yani KM 40, Martapura berubah menegangkan setelah dari lantai 2 SDN Keraton III di seberang RSUD Ratu Zalecha, api tiba-tiba berkobar, Rabu (23/1) malam.

Tak pelak masing-masing mahasiswa panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Seketika itu pula warga sekitar tempat kejadian berhamburan keluar rumah.

Baca lebih lanjut

Orang Jakarta Tawar Rp5 M

Puteri Malu Diboyong ke Cindai Alus

Rabu, 23 Januari 2008

Dilaporkan: Sofyar Redhani/Saiful Akhyar 

MARTAPURA- Intan ‘Putri Malu’ seberat 200 karat kini resmi menjadi milik Lihan dan diboyong ke Desa Cindai Alus, Martapura, Banjar, setelah Selasa (22/1) siang dilakukan transaksi jual beli antara para pemilik intan dengan Lihan.
Uang kontan sebesar Rp 3 miliar, terdiri dari pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu, yang dikemas pada dua buah tas ransel, ditambah satu tas kresek, berpindah tangan dari Lihan ke Pambakal Isra dan kawan-kawan. Itu mengiringi kepindahan ‘Putri Malu’ ke tangan Lihan.

Baca lebih lanjut

Lihan Jodohnya Putri Malu

* Jatuh Diharga Rp 3 Miliar
* Bakal Diboyong ke Jerman

Selasa, 22 Januari 2008

MARTAPURA- Tawaran Rp 3 miliar yang dilontarkan Lihan, pengusaha asal Cindai Alus, Martapura, akhirnya diamini oleh para pemilik intan “Putri Malu”, Senin (21/1).
“Memang benar. Barusan kita menghubungi Pambakal Israniansyah dan menanyakan bagaimana keputusan mereka terhadap penawaran kita kemarin. Pambakal kemudian menjawab akur saja dengan tawaran tersebut,” ujar Lihan, Senin (21/1).

Baca lebih lanjut

Tolak Pinangan Warga Jerman

Senin, 21 Januari 2008

MARTAPURA- Setelah dipinang seharga Rp3 miliar oleh Lihan, seorang pengusaha di Banjarbaru asal Cindai Alus, Martapura, Banjar, hari ini merupakan kepastian sepakat atau tidak sepakatnya pihak Pambakal Israniansyah dan kawan-kawan untuk melepas intan ‘Putri Malu’.

Setelah Sabtu (19/1) pambakal yang akrab disapa Isra, beserta kawan-kawannya, urung melaksanakan perundingan untuk membahas tawaran Lihan, rencana yang tertunda ini akan diagendakan Senin (21/1). Selanjutnya hasil kesepakatan akan langsung disampaikan ke Lihan yang kini dengan santainya menunggu jawaban dari pihak ‘Putri Malu’.
Baca lebih lanjut

‘Jodoh’ Puteri Malu di Banjarbaru

Ditawar Rp3 Miliar

Minggu, 20 Januari 2008

MARTAPURA – Tawaran tertinggi terhadap ‘Putri Malu’ dari Antaraku, Pengaron, Banjar, saat ini mencapai Rp3 miliar. Saat ini keputusan ada di tangan para pemilik intan seberat 200 karat itu.

Deal or no deal (sepakat tidak sepakat, Red.), dipastikan akan disampaikan para pemilik intan kepada Lihan, pengusaha asal Banjarbaru yang telah menawar intan itu saat Jumat (18/1) di Desa Antaraku.
Baca lebih lanjut

Penjual Nasi Tewas Diamuk Badai

– Empat Orang Tertimpa Baliho

– Puluhan Rumah Rusak

Selasa, 15 Januari 2008

BANJARMASIN – Hujan berbadai, yang terjadi disebagian kecil di wilayah Kalsel Minggu (13/1) malam sekitar pukul 20.00 Wita, memakan korban jiwa. Seorang penjual nasi goreng tewas, setelah warungnya porak-poranda diterjang angin yang berkecepatan 20 sampai 35 knot atau setara maksimal 70 kilometer per jam.

Adalah Putu Yuli Arnia Ningsih (26), warga Jln Rawasari Gg Rawasari VIII RT97 RW32, Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah, korbannya. Penjual nasi goreng yang mangkal di depan Kantor KONI, Jl Jafri Zam Zam, Banjarmasin Tengah, tewas setelah berupaya keras menyelamatkan barang-barang miliknya dari amukan hujan yang disertai angin kencang tersebut. Baca lebih lanjut

Melawan Polisi Pakai Kampak Didor

Minggu, 13 Januari 2008

BANJARMASIN– Pembacok seorang pemulung sekitar 3 bulan yang lalu, yakni Fahru Noor alias Nonor (30), didor anggota Unit Jatanras Poltabes Banjarmasin setelah menjambret handphone di Jl Veteran Banjarmasin, Sabtu (12/1) sekitar pukul 16.30 Wita.

Setelah peluru dikeluarkan dari betisnya dalam operasi singkat di IGD RS Bhayangkara, lelaki yang mengaku tinggal di Jl Keramat Raya RT14, Sei Bilu Dalam, Banjarmasin Timur, itu digelandang ke ruang Satreskrim Poltabes untuk diperiksa. Baca lebih lanjut