Sekeluarga Dihajar Truk

* Tabrakan Beruntun di Km64
* Istri Tewas, Suami dan Anak Kritis

Kamis, 28 Februari 2008

Dilaporkan: Eko Sutriyanto/Saiful Akhyar

BANJAR- Tabrakan beruntun di ruas Jln A Yani Km64, tepatnya perbatasan Mataraman-Simpang Empat Banjar, Rabu (27/2) pukul 16.30 Wita, memecahkan tangis keluarga besar pasangan suami-istri, Dian (28) dan Sukartini (26).

Bagaimana tidak. Sukartini yang tadinya segar-bugar kini sudah pergi untuk selama. Dia tewas secara mengenaskan, setelah sepeda motor yang ditumpanginya bersama suami dan anaknya, Dendi (2), disambar sebuah truk DA 9949 AT yang bermuatan batu bara. Baca lebih lanjut

Iklan

“Berat, Cari Uang Sudah Susah”

  • Kala Wong cilik kena razia sungai

Kamis, 28 Februari 2008

Dilaporkan: Irfani Rahman

SENYUM seolah dipaksakan Udin ketika berada ketika di Mako Polair Polda Kalsel, Rabu (27/2) sore. Ia duduk berjejer bersama puluhan pria lainnya dengan posisi kedua tangan di paha.

“Tidak bawa surat juragan, izin angkut serta lampung timbul,” ungkapnya ketika ditanya Metro Banjar tentang pelanggaran yang dilakukan dirinya sehingga disidang. Baca lebih lanjut

Kadisdik Banjarmasin Resmi Tersangka

  • Bantuan DAK non DR pendidikan

Selasa, 26 Februari 2008

Dilaporkan: Mahdan Basuki

BANJARMASIN- Kejaksaan Tinggi Kalsel resmi menetapkan Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin, Drs H Iskandar Zulkarnain, dan Kasubdin Sarana Disdik, Abdul Muchlis, sebagai tersangka terkait kasus dugaan penyimpangan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) non Dana Reboisasi (DR) bidang pendidikan.
Ditetapkannya kedua pejabat Disdik itu sebagai tersangka, setelah berkas kasus bantuan DAK non DR untuk 68 sekolah dasar di Banjarmasin 2007 itu resmi dilimpahkan Tim Jaksa Intel kepada Tim Jaksa Penyidik pidana khusus (pidsus), Senin (25/2).iskandar-zulkarnain.jpg
“Berdasar ekspose terakhir (kemarin) dan hasil kegiatan penyelidikan (jaksa intel) sudah terdapat satu indikasi kuat bahwa penyaluran bantuan DAK non DR bidang pendidikan 2007 di Banjarmasin terjadi penyimpangan,” kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Abdul Muni ketika ditemui, Senin (25/2) di kantornya. Baca lebih lanjut

18 Polisi HST Terluka

  • Pulang Melayat Tabrak Dumptruk

Senin, 25 Februari 2008

Dilaporkan: Eko Sutriyanto/Irfani Rahman/Sofyar Redhani

MARTAPURA- Sebanyak 18 anggota Polres HST mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RS PTPN XIII Danau Salak, Mataraman, Banjar, dan RSUD Ratu Zalecha, Martapura, Banjar. Itu setelah truk Dalmas yang mereka ditumpangi bertabrakan dengan dumtruk, Minggu (24/2) sekitar pukul 16.00 Wita, di Desa Cabi, A Yani Km63, Mataraman. Baca lebih lanjut

Bripka Ma’ruf Gosong

  • Disambar Petir di Tengah Laut
  • Seorang ABK Tewas

 Minggu, 24 Februari 2008

Dilaporkan: Jumadi/Irfani Rahman

KOTABARU – Kecerian Bripka Ma’ruf dan lima rekannya berujung kedukaan. Saat mereka memancing ikan di sekitar Pulau Kapak, Kotabaru, hujan turun dengan lebatnya. Diluar perhitungan, tiba- tiba saja petir menyambar kapal “Putri Duyung” yang mereka tumpangi.

Naasnya, sambaran petir itu telak mengenai Hari (25) dan Bripka Ma’ruf. Hari, warga Desa Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, tewas seketika dengan tubuh terbakar. Baca lebih lanjut

Wasit Nyaris Dikeroyok

* Persekaban Tekuk Posindo

Dilaporkan: Aya Sugianto/Abuk

Sabtu, 23 Februari 2008

BANJARMASIN- Pertandingan Grup I yang menemukan Persekubar Kaltim melawan Persebaru Banjarbaru, diwarnai ketidakpuasan kedua tim dengan hasil imbang 2-2 pada lanjutan delapan besar Kejuaraan Gubernur Cup III Kalsel 2008 yang digelar di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Jumat (22/2).
Dua gol wakil Kaltim tersebut tercipta melalui tendangan penalti Fani Setyo D pada menit ke-21 dan Deddy Suwarna menit ke-70 yang merupakan pemain pengganti Fany Setyo D pada menit ke 59. Sedang dua gol Persebaru tercipta melalui hasil tendangan penalti Perdiansyah pada menit ke 30 dan Suparman pada menit ke-35. Baca lebih lanjut

Sungai Balangan Memakan Korban

  • Diduga Mengapung Hampir Sepuluh Hari

Kamis, 21 Februari 2002

Dilaporkan: Fahri

PARINGIN- Warga Desa Sungai Gampa, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan geger, menyusul ditemukannya mayat mengapung di sungai Balangan.
Warga kemudian beramai-ramai ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melihat mayat yang masih menggunakan baju berwarna hijau, celana abu-abu, peci hitam, dan pakai ikat pingkang hitam. Baca lebih lanjut