Diringkus Bersama Sang Kekasih

  • Pelarian Bantim Berakhir di Amuntai

Senin, 4 Februari 2008

Dilaporkan: Budi Arif RH

BANJARMASIN- Berakhir sudah pelarian Hariyadi alias Irwandi alias Iwan (20). Tahanan yang kabur dari rumah tahanan (rutan) Polsekta Banjar Timur (Bantim) ini tertangkap kembali, Sabtu (2/2) sekitar pukul 17.00 Wita, di kawasan Tangga Ulin, Amuntai, Hulu Sungai Utara (HSU).

Buronan, yang terlibat kasus penjambretan tas, ini ditangkap anggota Buser Polres HSU di rumah kontrakannya tanpa memberikan perlawanan. Saat itu Iwan mau mengambil pakaiannya bersama sang kekasihnya, Arbainah (18).
Iwan bersama pacarnya langsung dibawa ke Mapolres HSU guna menjalani pemeriksaan. Menariknya, kepada petugas Polres HSU, Iwan sempat berbohong. Dia mengaku kalau dirinya bukan Hariyadi atau Irwandi, tapi Arifin berasal dari Negara, Hulu Sungai Selatan.
Bohong itu tidak lama. Setelah didesak, Iwan mengaku bahwa dialah yang dicari petugas Bantim. Setelah yakin kalau yang ditangkapnya adalah tahanan Polsek Bantim, pihak Polres HSU langsung berkoordinasi dengan Polsek Bantim.
Tidak lama mendapat kabar Iwan tertangka, anggota Polsekta Banjar Timur langsung meluncur ke HSU untuk diboyong kembali ke Banjarmasin. Petugas yang membawa Iwan tiba di Banjarmasin, Minggu (3/2) sekitar pukul 08.45 Wita. Setibanya di Mapolsekta Bantim, Iwan dijebloskan kembali ke dalam rutan usai menjalani pemeriksaan dari petugas.
Kapolsekta Bantim, AKP Kuncoro Adi, melalui Kanitreskrim, Ipda Manaris Hutapea mengatakan, Iwan ditangkap anggota Buser Polres HSU, Sabtu (2/2) sekitar pukul 17.00 Wita.
“Dia ditangkap di kawasan Tangga Ulin, Amuntai, lalu langsung kita jemput untuk dibawa kembali ke Banjarmasin,” terang Hutapea.
Menurut Hutapea, tertangkapnya Iwan setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat kalau Iwan berada di kawasan Tangga Ulin Amuntai.
“Sebelumnya kita sudah memberikan informasi kepada pihak Polres HSU bahwa Iwan ada di Amuntai, ciri-ciri dan fotonya juga kita berikan. Jumat kita dapat info dari masyarakat, Iwan ada di sana, hal itu langsung kita sampaikan kepada pihak polres sampai akhirnya Iwan tertangkap,” ujar Hutapea.
Hutapea membenarkan, Iwan ditangkap ketika sedang bersama dengan sang pacar, Arbainah.
“Pacarnya untuk sementara masih kita amankan untuk diperiksa, karena dicurigai telah membantu pelarian Iwan. Tapi kalau tidak terbukti dia akan kita lepaskan,” ujar Hutapea.
Seperti diberitakan, Iwan kabur dari rutan Polsekta Banjar Timur, Kamis (10/1) sekitar pukul 13.00 Wita, ketika berlakunya jam besuk bagi para tahanan, dengan cara menyelinap di antara para pengunjung.
Kaburnya tahanan kasus penjambretan ini tentu saja membuat pihak Polsekta Bantim jadi pusing tujuh keliling. Hampir seluruh anggota, khususnya anggota buser, dikerahkan untuk melakukan pencarian.
Sebelumnya, pemuda asal Barabai ini tertangkap dan digebuki massa karena sepeda motor yang dikendarainya terjatuh di kawasan Jl Lokasi I, tak jauh dari Gg Mayasari, Banjarmasin Selatan, usai menjambret tas korban, Ny Siti Sofiah (31), bersama temannya, Junai, Kamis (3/1) sekitar pukul 09.30 Wita.
Setelah tertangkap oleh warga, Iwan kemudian diserahkan ke Mapolsekta Banjar Selatan. Namun, karena penjambretan terjadi di kawasan Jl Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur, tersangka kemudian dibawa ke Mapolsekta Banjar Timur.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s