Tahanan Wanita Dianiaya

  • Oknum Kanitreskrim dan Enam Anggota Dilaporkan ke Propam

Selasa, 5 Februari 2008

Dilaporkan: Saiful Akhyar/Dony Usman/Irfani Rahman

BANJARMASIN- Kanit Reskrim Polsekta Banjarbaru Barat, Ipda Jwt dan seorang penyidik dan lima anggota lainnya dilaporkan ke Propam Polda Kalsel karena diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang tahanan wanita, Amelia alias Amel (33).
Diduga akibat aksi kekerasan itu, korban mengaku mengalami luka-luka di bagian kaki, tangan, lengan, betis dan bahu kirinya yang terlihat memerah.
Merasa diperlakukan tidak manusiawi, ibu rumah tangga yang menjadi tarsangka kasus pencurian dan penggelapan tersebut, berusaha mencari keadilan dengan mengadukan Ipda Jwt, penyidik Yd dan lima anggotannya, ke Propam Polda Kalsel, melalui penasihat hukumnya Syahruzaman SH dan rekan, Senin (4/2).
Informasi yang diperoleh Metro Banjar, Senin (4/2) siang, menyebutkan, IRT yang tercatat sebagai warga Kompleks Kejaksaan, Kayutangi, Banjarmasin Utara ini, merupakan tersangka atas tuduhan dugaan melakukan pencurian dan penggelapan sebuah sepeda motor Suzuki Smash yang kini telah disita petugas.
Namun, petugas Polsekta Banjarbaru Barat yang menangani perkaranya ternyata tak puas hanya dengan menyita sepeda motor itu saja.
Sehingga kepada IRT yang kini dititipkan di tahanan Polres Banjarbaru, diminta untuk menyerahkan surat-surat berharga miliknya yang berada di safetybox Bank BNI Banjarbaru.
Amel sempat menolak surat berharganya untuk disita karena ia menganggap itu semua tak ada kaitannya dengan tindak pidana yang telah dituduhkan pada dirinya.
Namun, penyitaan tetap berlanjut meski korban sempat menolak. Ujung-ujungnya penyitaan berhasil karena diduga sebelumnya telah terjadi tekanan dan kekerasan terhadap Amel.
Syahruzaman ketika dikonfirmasi Metro Banjar, Senin (4/2) siang, tak menampik kalau telah terjadi dugaan penganiayaan terhadap klien mereka.
“Dari BAP korban ketika diperiksa propam berdasarkan laporan kami tertanggal 19 Desember 2007, korban mengatakan dirinya sebelum diajak ke bank, telah dikeluarkan secara paksa dari tahanan,” terang Syahruzaman.
Kemudian, setelah dikeluarkan secara paksa dari ruang tahanan Polres Banjarbaru, korban mengaku mendapat tekanan dengan dibawa ke sebuah ruangan dan kemudian dengan cara dijambak ia dimasukan ke dalam mobil.
“Jadi karena itulah tindakan yang tidak manusiawi inilah kita melaporkannya ke propam dan prosesnya sudah sampai pada pemeriksaan terhadap para oknum, korban serta saksi-saksi lainnya,” terangnya seraya menambahkan setelah mendapat hasi pemeriksaan dari propam maka pihaknya akan melaporkannya juga ke reskrim karena ini menyangkut tindak pidana umum.
Tidak Benar
Sementara itu, Kapolresta Banjarbaru, AKBP Zuhdi B Arrasuli, yang dikonfirmasi membatah soal dugaan penganiayaan terhadap seorang tahanan Polsek Banjarbaru Barat.
“Tidak benar bila terjadi penganiayaan itu. Saya telah menerima laporan dari anggota,” katanya, Senin (4/2) malam.
Kapolres menambahkan, saat itu Kanitreksrim mau mengajak yang bersangkutan untuk mengambil brankas di bank. Tapi tersangka tidak mau.
Berkait tuduhan dugaan penganiayaan yang ada, Zuhdi hanya mempersilakan untuk konfirmasi ke Kapolsek Banjarbaru Barat (Landasan Ulin), Iptu Paryoto SSos. Namun, Kapolsek Banjarbaru Barat (Landasan Ulin), Iptu Paryoto SSos yang dihubungi mulai sekitar pukul 16.00 Wita hingga 20.00-an, hpnya tak aktif.
Terpisah, Kabid Propam AKBP Drs H Damisnur melalui Kasubit Provos AKP Khairil yang dikonfirmasi Senin (4/2) membenarkan adanya pelaporan seorang wanita tersebut.
“Ia memang ada laporan tersebut dan sedang kita tangani,” beber Khairil.
Menurut Khairil, untuk saat ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi untuk kasus ini. Yakni memintai keterangan seputar dugaan kejadian pemukulan itu.
Setelah itu nantinya para oknum yang diduga melakukan pemukulan tersebut akan dipanggil dan diperiksa.
“Jelas akan kita usut tuntas. Pasti itu, semua yang terlibat akan kita periksa,” bebernya.
Apalagi intruksi pimpinan (Kapolda, Red) agar kasus yang melibatkan oknum apalagi yang diduga terlibat melakukan pemukulan agar diusut tuntas.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s