Kotabaru, Tanbu dan Kandangan Digoyang Gempa

  • Lari Terbirit-birit Selamatkan Bayi
  • Pusat Gempa di Laut Majene
  • Kekuatan 5,8 SR

Rabu, 6 Februari 2008

Dilaporkan: Helriansyah/Muhtar Wakhid

KOTABARU- Gempa bumi berkekuatan 5,8 skala richter, yang terjadi 30 km kedalaman laut bagian barat laut Majene, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggegerkan ribuan warga yang ada di Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Gempa yang terjadi Selasa (5/2) sekitar pukul 12.56 Wita itu getarannya sangat dirasakan masyarakat yang ada di tiga kabupetan di Kalsel tersebut.
Goyoagan gempa yang paling lama terjadi di Kotabaru, yakni sekitar 5 menit yang terjadi secara berulang-ulang. Akibatnya, ribuan warganya panik dan berhamburan ke jalan untuk menyelamatkan diri.
Ny Susi (21) misalnya. Ibu rumah tangga ini lari terbirit- birit keluar rumah sambil membawa bayinya. Warga Kampung Kuin Jln Sukmaraga ini mengaku sangat panik ketika rumahnya bergoyang- goyang.
“Saat itu saya tengah menidurkan Nur Elisa Pratiwi, bayi saya yang berusia 2 bulan,” ujarnya.
Kepanikan juga dirasakan ibu mertua Susi, Ny Masdaliah (50). Dia malah berteriak-teriak meminta agar Susi untuk keluar rumah secepatnya.
“Gempa, gempa, gempa. Keluar, bawa bayinya,” teriak ibu mertua Ny Susi.
Susi pun sepontan menyambar bayinya dan menutupinya dengan selimut tebal, lalu berlari keluar rumah. “Sekitar 5 menit, bumi bergetar keras. Tak ada yang berani masuk lagi ke dalam rumah, khawatir kalau bangunannya runtuh dan menimbun hidup-hidup,” ujarnya.
Hampir 40 menit, Ny Susi dan ribuan warga Bumi Saijaan lainnya berada di luar rumah. Setelah merasa aman, mereka kembali masuk ke dalam rumah masing-masing.
“Kita masih takut, kalau-kalau terjadi gempa susulan yang mungkin lebih berbahaya dari sebelumnya yang dapat merenggut nyawa keluarga,” ujarnya.
Sikap waspada juga diperlihat Ahmadianoor (35). “Kami tetap waspada kalau terjadi kembali gempa susulan,” ucap PNS Discapil Kotabaru yang juga warga Kampung Kuin ini.
Diakuinya, ketika gempa terjadi, dia juga cepat menggandeng dua anak laki-lakinya yang masing-masing 5 tahun dan 3 tahun.
Bangunan Retak
Meski getaran gempa sangat lama, tapi tidak satu pun rumah warga yang mengalami rusak berat. Data di lapangan, hanya gedung perkantoran Abdi Negara saja mengalami retak. Kini keretakan itu semakin membesar.
Gempa yang menggoyang kawasan Batulicin, Tanah Bumbu, juga tidak menimbulkan kerusakan. Namun goyangan yang terjadi dalam beberapa detik itu sempat membingungkan warga, karena tanah tempatnya berpijak bergetar.
Hal yang sama terjadi di Kandangan. Rahmat Hidayat, warga di Kota ‘Dodol’, mengatakan sekitar pukul 14.00 Wita, warga merasakan getaran kecil. “Belum ada lapor rumah ambruk atau korban luka dalam peristiwa tersebut,” ujarnya.
Di gempa bumi yang terjadi di wilayah Sulawesi, getarannya juga hingga ke Balikpapan, Kalimantan Timur. Warga yang sedang berada di rumah dan di gedung bertingkat berlarian menyelamatkan diri.
Muhammad Habibie, seorang pegawai media elektronik yang berkantor di lantai lima gedung Bank BRI di Jalan Sudirman, Balikpapan, mengatakan, begitu terasa getaran ia dan para penghuni gedung berlantai delapan itu segera turun dan ke luar gedung.
“Gempa tersebut terjadi sekira pukul 14.00 Wita, getaran terasa selama dua menit,” katanya.
Di Majene sendiri sampai sekarang belum ada laporan kerusakan bangunan dan korban jiwa.
Menurut salah seorang warga Majene, Farhan, gempa tersebut berlangsung sekitar 30 detik dan cukup membuat warga panik dan trauma.
“Aktivitas warga sempat terhenti selama beberapa saat ketika gempa sedang berlangsung. Dan warga masih belum beraktivitas hingga gempa itu berakhir,” kata Fahri.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s