Tokoh Kandangan Ditikam di Depan Istri

Jumat, 8 Februari 2008

Dilaporkan: Abdul Gofur

KANDANGAN – Dua orang tak dikenal menyerang H Riduan (50) yang tengah berada di rumahnya, Rabu (6/2) malam. Salah seorang penyerang berhasil menikamkan kerisnya di dada kiri pengusaha batubara yang juga tokoh masyarakat Kandangan tersebut. Tragisnya, penusukan ini terjadi di depan istri H Riduan, Hj Kapsiah.

Informasi dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 19.30 Wita dua orang tak dikenal masuk ke halaman rumah H Riduan, Jln Jendral Sudirman Desa Hamalau Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).    Dua orang lelaki itu mengendarai sepeda motor jenis Yamaha F1ZR dan mengenakan helm robot.

Salah seorang dari tamu tak dikenal itu turun dari motor dan mengetuk pintu rumah. Hj Kapsiah, istri Riduan, yang mendengar pintu rumahnya diketuk, langsung membuka pintu.
Begitu saling berhadapan, Hj Kapsiah menanyakan tujuan sang tamu. Lelaki yang masih memakai helm robot itu mengatakan kalau dia ingin bertemu dan minta tanda tangan H Riduan.
Tanpa ada perasaan curiga, Hj Kapsiah kemudian masuk ke rumah dan memberitahukan maksud kedatangan tamu tersebut kepada suaminya. Begitu juga H Ridaun, tanpa ada rasa curiga dia ditemani istrinya menemui sang tamu yang sudah menunggu di teras rumah.
Setelah bertemu, tanpa banyak bicara tamu misterius itu langsung menghujamkan kerisnya ke bagian tubuh H Riduan. Mendapat serangan tiba-tiba, H Riduan tak dapat menghindari. Akibatnya, senjata tajam sang tamunya bersarang di dada kiri hingga hampir mengenai jantung.
Setelah menusuk, dua orang tersangka langsung kabur menuju arah Kandangan. Salah seorang anak H Riduan, yang melihat kejadian itu, mengejar dua orang pelaku itu, namun usahanya gagal.
Sementara itu, H Riduan berusaha keras melepas keris yang masih menancap di dadanya. Beruntung, tak lama kemudian para tetangga berdatangan hingga keris tersebut berhasil dicabut.
Saat itu juga korban dilarikan ke UGD RSUD H Hasan Basery Kandangan untuk mendapatkan perawatan intensif. Puluhan rekan H Riduan langsung berdatangan ke rumah sakit. Termasuk Wakil Bupati HSS, Bahdar Djoehan.
“H Riduan adalah orang asli Kandangan. Saya kenal sejak masih kecil. Dia salah satu tokoh masyarakat sini. Nah, saat mendengar kabar dia dirawat di rumah sakit karena dianiaya, saya kaget. Makanya saya langsung menjenguknya,” ujarnya.
Kasus penyerangan terhadap mantan Kepala Desa Malutu Kecamatan Padang Batung HSS ini sudah ditangani Polres HSS.
“Kasus penusukan terhadap H Riduan masih dalam proses penyelidikan. Hingga saat ini anggota masih melakukan pencarian terhadap tersangka. Yang jelas setelah menusuk, pelaku langsung kabur. Kita belum tahu apa motif dibalik itu,” kata Kapolres HSS, AKBP Taufik Supriyadi.
Informasi diperoleh, begitu kejadian penikaman terjadi dan diketaui aparat, jajaran reskrim Polres HSS telah ‘mensterilkan’ tempat kejadian perkara.
Tak hanya itu, petugas juga sudah meminta keterangan dari para saksi dan juga kepada istri Riduan, Hj Kapsiah. Pasalnya sang istri lah yang sempat berbicara terhadap satu pelaku yang mencari H Riduan.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s