Bayi Berumur 3 Hari Nyaris Terpanggang

  • Pasar Teluk Tiram Dilumat Api
  • 5 Rumah dan 7 Kios Jadi Arang

Minggu, 10 Februari 2008

Dilaporkan: Budi Arif RH/Eko Sutriyanto

BANJARMASIN- Menjelang salat Ashar, warga kawasan Teluk Tiram, Banjarmasin Barat, digegerkan dengan musibah kebakaran yang terjadi di Gg Saadah RT5, Kelurahan Telawang, atau berdekatan dengan Pasar Sejumput Teluk Tiram, Sabtu (9/2).
Ratusan warga pun berdesak-desakan menuju sumber api dan kemudian menonton si jago merah mengamuk. Disaat bersamaan, warga Gg Saadah sibuk berjuang menyelamatkan harta-bendanya dari lumatan si jago merah.
Di antara kesibukan warga menyelamatkan barang-barang berharganya, Ny Aminah memperlihatkan aksi heroiknya. Ibu yang baru tiga hari melahirkan anak ini dengan tertatih-tatih menyelamatkan nyawa bayi dari jilatan api yang sudah membakar rumah mertuanya, Abu Bakar.
Kekuasaan Tuhan memberikan kekuatan kepada Aminah. Aminah berhasil menggendong anaknya dan meloloskan diri dari kepungan api. Keduanya pun selamat.
“Syukur, Aminah berhasil menyelamatkan bayinya. Padahal dia baru tiga hari melahirkan,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan Aminah lolos dari maut.
Lain Aminah, lain lagi Wiwi (18). Cewek berbadan subur, putri dari Sri Nirmala, ini malah jatuh pingsan ketika menyaksikan rumahnya ludes terbakar. Wiwi ambruk tak sadarkan diri tepat digenangan air, sehingga sekujur badannya pun basah kuyup dan kotor.
Menyaksikan Wiwi pingsan, warga sekitar langsung menolongnya. Tubuh Wiwi langsung digotong beramai-ramai ke rumah yang selamat dari amukan api sampai akhirnya dia siuman.
Sementara saat ditemui Metro, Wiwi menerangkan, saat terjadi kebakaran dirinya tidak berada di rumah.
“Saat berada di Ratu Zaleha, saya mendengar kabar ada kebakaran dekat rumah. Saya langsung pulang. Begitu sampai rumah saya telah terbakar,” ungkapnya.
45 Menit
Kebakaran yang berlangsung sekitar 45 menit itu menghanguskan lima buah rumah warga dan tujuh buah kios. Informasi didapat,
lima buah rumah yang terbakar itu dihuni oleh keluarga Abu Bakar, Bahtiar, Sri Nirmala, Hairullah, dan Said Achmad Ramadhan. Sedangkan tujuh kios yang tinggal arang adalah milik H Supian, H Imar, Tini, Said Ramadhan, Abu Bakar, Aniah, dan Nasir.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi sekitar pukul 15.15 Wita ini. Namun, setidaknya delapan kepala keluarga yang terdiri dari 32 jiwa kehilangan tempat berteduh. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.
Saat ini pihak Polsekta Banjar Barat tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran di kawasan pemukiman padat tersebut. Beberapa petugas yang datang ke lokasi kebakaran langsung memasang garis polisi di sekeliling bangunan yang terbakar.
Kapolsekta Banjar Barat, AKP Andi Adnan SIk menerangkan, berdasarkan informasi warga sekitar yang diterima anggotanya di lokasi kebakaran, menyebutkan kalau kobaran api pertama muncul dari rumah Abu Bakar.
“Tapi kita masih telusuri lebih jauh dan penyebabnya juga masih kita selidiki,” ungkap Andi saat ditemui Metro di lokasi kejadian.
Informasi terhimpun, api tiba-tiba saja langsung berkobar hebat diantara rumah Abu Bakar dan Hairullah. Mengetahui kebakaran itu, ratusan warga sekitar langsung berhamburan. Ada yang mengemasi barang-barangnya untuk diungsikan ke tempat yang aman, ada juga yang berupaya memadamkan api dengan peralatan seadaanya.
Karena jarak antar bangunan teramat rapat, api dengan cepat menjalar ke bangunan lain yang rata-rata berbahankan kayu. Untungnya, tidak berselang lama, puluhan unit mobil pemadam kebakaran berdatangan ke lokasi kejadian. Petugas pemadam kabakaran berhasil memadamkan api yang memakan waktu sekitar 45 menit.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s