Merinding saat Menjejakan Kaki

  • Heboh Permukaan Sawah Naik 2 Meter

Selasa, 12 Februari 2008

Dilaporkan: Arianto

KERTAK HANYAR- Peninggian tanah sawah di Desa Tatah Belayung RT 3, Kecamatan Kertak Hanya, Kabupaten Banjar secara tiba-tiba , ternyata tidak saja menjadi buah bibir dan perhatian warga sekitar.
Kabar tersebut ternyata sudah tersebar luas hingga ke penjuru daerah lainnya, seperti, Aluh-Aluh, Gambut dan Banjarmasin.
Keingintahuan warga seperti apa peninggian itu, ternyata mendapat perhatian khusus dengan mendatangi langsung lokasi tersebut.
Berdasarkan pantauan Metro, Senin (11/2) sore, kedatangan warga ke tempat itu, tidak saja berjalan kaki saja, namun ada yang secara khusus mendatangi lokasi tersebut dengan menggunakan sepeda motor bersama sanak dan keluarga mereka.
Sementara lokasi yang semula  di tempatkan kembang barentang, namun, semenjak kawasan itu ramai dikunjungi, sudah ada yang memasangi kayu berbentuk nisan  berukuran kecil.
Bahkan, salah seorang pengunjung pria berusia setengah baya, mengaku kagum dan merinding saat menjejakan kaki di atas tanah sawah yang meninggi itu.
“Tangan saya merinding rasanya saat menginjakan kaki di atas tanah ini,” ujar H Hamidhan, warga Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, saat ditemui di lokasi tersebut.
Menurut Hamidhan, peninggian tanah sawah itu membuatnya tak habis pikir, sebab di sekelilingnya hamparan sawah luas dan hanya berbtasan dengan tempat penumpukan biji besi.
“Rasanya tidak mungkin kalau tumpukan biji besi itu mengakibatkan peninggian lahan tersebut,” terangnya.
Berdasarkan pengamatannya, peninggian tanah tersebut secara akal sehat tidak mungkin bisa terangkat, terkecuali ada sesuatu yang mempengaruhinya.
“Baik itu secara ghaib maupun ilmiah, pasti ada yang mempengaruhi peninggian lahan sawah ini,” tegasnya.
Bahkan, kalau perlu kejelasan dari peristiwa itu , beber dia, maka ada ahli yang memberikan penjelasan terkait hal itu, baik secara ilmiah maupun diluar akal fikiran manusia.
Kemudian, pinta dia, kejelasan ini sangat diharapkan sekali, sehingga kabar berita peninggian lahan sawah tidak simpang siur dan menimbulkan penafsiran lain.
Hal senada juga diungkapkan, salah satu warga Lokasi Kelurahan Pemurus Baru, Banjarmasin Selatan, ia datang bersama sanak saudaranya ke Tatah Belayung ingin mengetahui kabar yang sebenarnya.
Menurut dara manis ini, ketika melihat kenyataan yang ada, ia juga merasa antara percaya dan tidak. Sebab hal secara langsung dan dengan mata kepala sendiri melihat kejadian tersebut.
“Saya tahu adanya peninggian lahan sawah ini ketika membaca di koran, karena ingin tahu sebenarnya, maka kami bersama saudara  ke sini,” terang gadis berkulit putih ini menutup pembicaraan.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s