Bripka Ma’ruf Gosong

  • Disambar Petir di Tengah Laut
  • Seorang ABK Tewas

 Minggu, 24 Februari 2008

Dilaporkan: Jumadi/Irfani Rahman

KOTABARU – Kecerian Bripka Ma’ruf dan lima rekannya berujung kedukaan. Saat mereka memancing ikan di sekitar Pulau Kapak, Kotabaru, hujan turun dengan lebatnya. Diluar perhitungan, tiba- tiba saja petir menyambar kapal “Putri Duyung” yang mereka tumpangi.

Naasnya, sambaran petir itu telak mengenai Hari (25) dan Bripka Ma’ruf. Hari, warga Desa Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, tewas seketika dengan tubuh terbakar.
Yang agak beruntung Ma’ruf. Nyawanya masih terselamatkan. Namun anggota Polsek Tanjung Seloka ini harus menjalani perawatan yang serius, karena dia juga mengalami luka gosong di punggung, lengan dan kakinya.
Informasi dihimpun, dengan menggunakan kapal “Putri Duyung” Bripka Ma’ruf dan lima temannya meninggalkan pelabuhan, Jumat (22/3) pagi. waktu itu langit sangat cerah, sehingga kapal “Putri Duyung” dengan aman dan lancar mengantarkan Bripka Ma’ruf cs ke sekitar Pulau Kapak, Kotabaru.
Tanpa membuang waktu, Bripka Ma’ruf dan teman-temannya langsung memancing di perairan yang banyak ikannya tersebut. Saking asyiknya, Bripka Ma’ruf cs tidak menyadari langit yang tadi cerah perlahan-lahan sudah menghitam.
Sekitar pukul 17.30 Wita, laut sudah tidak bersahabat. Gelombang besar dan dengan keras menggoyang “Putri Duyung” ke kiri dan ke kanan. Tidak itu saja, hujan pun turun dengan lebatnya.
Merasa cuaca sudah cukup ganas, Bripka Ma’ruf cs mau masuk kabin kapal. Sayangnya, Bripka Ma’ruf dan seorang anak buah kapal (ABK) Hari terlambat. Sebelum mereka masuk, petir menyambar mereka berdua.
Pele, yang tepat berada di depan Hari, tidak menyaksi langsung bagaimana petir menyambar dua teman mereka itu. Saat itu Pele hanya mendengar dentuman sangat keras. Namun begitu dia menoleh, Bripka Ma’ruf dan Hari sudah terkapar.
Pele dan teman-temannya langsung memberikan pertolongan seadanya. Tanpa membuang waktu, kapal pun diarahkan ke pelabuhan terdekat. Dengan harapan keduanya cepat mendapat pertolongan.
Sayang Tuhan berkehendak lain. Saat dalam perjalanan Hari menghembuskan nafas terakhirnya. “Sekujur tubuh korban hangit. Bajunya pun ikut terbakar,” ungkap sumber Metro Banjar.
Sedangkan Bipka Ma’ruf masih dapat bertahan hingga sampai di pantai. Oleh teman-temannya, anggota Babinsa Kamtibmas ini langsung dilarikan ke Puskesmas Tanjung Seloka.
Selamat
Kapolres Kotabaru, melalui Kapolsek Tanjung Seloka, Iptu M Andi Wijaya, ketika dikonfirmasi, Sabtu (23/2) membenarkan kejadian itu.
“Bripka Ma’ruf mengalami luka gosong di punggung, lengan dan kaki. Namun luka-luka itu tidak membahayakan jiwanya,” ujarnya.
Dijelaskanya, anggotanya yang terluka itu sudah 10 tahun bertugas di tempatnya.
“Ma’ruf mempunyai satu orang putra. Kini kondisinya sudah membaik, dan lukanya sudah mengering,” ujarnya.
Menyinggung korban Hari, Andi menjelaskan, dia ABK kapal “Putri Duyung”. “Hari berasal dari Sumbawa NTB. Atas permintaan keluarganya, almarhum dimakamkan di Desa Tanjung Seloka Kotabaru. Almarhum hingga kini masih membujang belum mempunyai istri,” ujarnya.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s