18 Polisi HST Terluka

  • Pulang Melayat Tabrak Dumptruk

Senin, 25 Februari 2008

Dilaporkan: Eko Sutriyanto/Irfani Rahman/Sofyar Redhani

MARTAPURA- Sebanyak 18 anggota Polres HST mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RS PTPN XIII Danau Salak, Mataraman, Banjar, dan RSUD Ratu Zalecha, Martapura, Banjar. Itu setelah truk Dalmas yang mereka ditumpangi bertabrakan dengan dumtruk, Minggu (24/2) sekitar pukul 16.00 Wita, di Desa Cabi, A Yani Km63, Mataraman.
Bahkan seorang pengemudi colt L-300, Fani (43), juga harus dilarikan ke RS PTPN Danau Salak akibat luka-luka yang diderita. Pasalnya, ia menyeruduk ujung kiri belakang truk dalmas itu.
Selanjutnya, setelah sempat mendapatkan perawatan di RS PTPN Danau Salak yang berjarak sekitar 5 kilometer dari tempat kejadian, tiga polisi yang terluka dirujuk ke RSUD Ratu Zalecha, Martapura. Sementara, untuk 16 korban lainnya, ditambah pengemudi colt L- 300 tersebut, masih menjalani perawatan medis di RS PTPN Danau Salak.
Bripda Sugeng Ariwibowo, seorang anggota yang dirujuk ke RSUD Ratu Zalecha, bahkan harus rawat inap karena cidera di kepala akibat benturan. Bahkan sempat muntah saat berada di RS setempat.
Selanjutnya, semua korban tengah diupayakan untuk dirujuk ke RS Bhayangkara, Banjarmasin.
Pantauan di RS Bhayangkara, hingga sekitar pukul 21.30 Wita, sudah 11 anggota yang masuk. Empat korban diantar mobil patroli, 3 korban masing-masing diangkut sebuah ambulans, 4 korban lagi dengan taksi Martapura dan seorang korban yang diduga cukup parah juga dengan taksi Martapura.
Informasi terhimpun, kecelakaan yang terjadi di dekat SPBU Km63, Cabi, itu berawal ketika truk pasukan polisi ditumpangi 19 anggota Polres HST, termasuk pengemudi, bermaksud pulang.
Diketahui, mereka baru menghadiri pemakaman rekannya, almarhum Bripda M Suyanto, di Lianganggang, Landasan Ulin, Banjarbaru. Semuanya mengenakan uniform atau seragam.
Ketika dalam perjalanan, L-300 biru DA 1244 AE disopiri Fani berada di belakang truk pengangkut pasukan Polri tersebut yang juga sama-sama menuju ke arah Hulu Sungai.
Saat memasuki kawasan Cabi, belum diketahui sebab yang jelas, truk pasukan bersenggolan dengan dumtruk batu bara DA 9321 PB dari arah berlawanan yang disopiri Yusuf, warga Jl Mistar Cokrokusumo RT14 RW5, Cempaka, Banjarbaru.
Truk pasukan pun sempat oleng. Dan beberapa detik berselang, bagian belakang truk pasukan itu diseruduk colt L-300 yang diduga sopirnya tak sempat menginjak rem karena jarak yang terlalu dekat. Tabrakan hebat, baik saat bertumbukan dengan dumtruk batu bara dan disusul serudukan colt, kontan membuat belasan anggota polisi yang duduk di bagian belakang truk mengalami benturan keras.
Sejumlah warga di sekitar lokasi langsung berlarian dan memberikan pertolongan kepada seluruh korban. Sebagian korban dikeluarkan dari bagian belakang truk didudukkan dan direbahkan di tepi jalan, sebagian lagi keluar sendiri sambil merintih kesakitan.
Kejadian itu sempat membuat arus lalu lintas di jalur itu terganggu. Dan baru lancar kembali setelah aparat kepolisian mengaturnya.
Tak lama kemudian, sebagian besar korban dilarikan ke RS PTPN Danau Salak dengan menggunakan dua buah mobil ambulans dan tiga buah mobil L-300. Untuk beberapa anggota, dikirim ke RSUD Ratu Zalecha. Khusus untuk di RS PTP Danau Salak, penjagaan sangatlah ketat sehingga tidak bisa sembarang orang untuk masuk ke lingkungan perawatan medis, tempat para korban dirawat.
Kapolres Banjar, AKBP Drs Sudrajat, yang dikonfirmasi melalui Kasatlantas, AKP Kade Utama, tak lama setelah kejadian, membenarkan ada kecelakaan yang dialami pasukan Polres HST tersebut.
Terpisah, Kapolres HST, AKBP Drs Yoga Pratama, membenarkan kecelakaan yang dialami belasan anak buahnya. “Mereka baru pulang dari pemakaman seorang anggota, di Lianganggang. Lalu dalam perjalanan pulang, terjadi kecelakaan,” ucapnya.
Sedangkan Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, Kombes Drs Son Ani, yang dihubungi, menyatakan, penyebab kecelakaan adalah benturan antara truk pasukan dan dumtruk.
“Waktu itu berpapasan. Kepala truk kena ujung bak truk batu bara, sehingga terjadilan tabrakan itu,” beber Son Ani yang mengaku sedang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Ia juga membenarkan, sebelum kejadian, para anggota baru dari tempat pemakaman satu anggota sehingga semuanya masih mengenakan pakaian dinas.
Menurutnya, akibat benturan kedua mobil itu, anggota yang ada di dalam mobil mengalami luka-luka karena terbentur.
“Akibat benturan itu, anggota mengalami luka-luka. Namun hanya luka ringan saja,” sebutnya yang mengaku langsung meluncur ke lokasi setelah mendapat kabar musibah itu.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s