Kadisdik Banjarmasin Resmi Tersangka

  • Bantuan DAK non DR pendidikan

Selasa, 26 Februari 2008

Dilaporkan: Mahdan Basuki

BANJARMASIN- Kejaksaan Tinggi Kalsel resmi menetapkan Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin, Drs H Iskandar Zulkarnain, dan Kasubdin Sarana Disdik, Abdul Muchlis, sebagai tersangka terkait kasus dugaan penyimpangan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) non Dana Reboisasi (DR) bidang pendidikan.
Ditetapkannya kedua pejabat Disdik itu sebagai tersangka, setelah berkas kasus bantuan DAK non DR untuk 68 sekolah dasar di Banjarmasin 2007 itu resmi dilimpahkan Tim Jaksa Intel kepada Tim Jaksa Penyidik pidana khusus (pidsus), Senin (25/2).iskandar-zulkarnain.jpg
“Berdasar ekspose terakhir (kemarin) dan hasil kegiatan penyelidikan (jaksa intel) sudah terdapat satu indikasi kuat bahwa penyaluran bantuan DAK non DR bidang pendidikan 2007 di Banjarmasin terjadi penyimpangan,” kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Abdul Muni ketika ditemui, Senin (25/2) di kantornya. Baca lebih lanjut