Kopral Tewas di Lipatan Tilam

  • Terbunuh dengan Kepala Pecah

Rabu, 5 Maret 2008

Dilaporkan: Dony Usman/Budi Arif RH

BANJARMASIN- Warga kawasan Jln Simpang Rahmat Gg Garuda RT13 RW4, Kuin Cerucuk, Banjarmasin Barat geger. Seorang warganya, Abdullah SPd alias Kopral alias Nanang (38), ditemukan tewas di dalam rumahnya, Selasa (4/3) sekitar pukul 10.00 Wita.

Pria lajang yang berprofesi sebagai pengajar kursus dan privat itu ditemukan sudah menjadi mayat di kamarnya dengan kondisi yang sangat mengerikan. Bagian sisi kanan kepalanya terluka, tengkorak kepalanya pecah dan tulangnya sampai menyembul ke luar, kedua belah matanya membiru seperti bekas pukulan, di bagian dadanya ada tanda merah-merah, dari hidung dan mulutnya mengeluarkan darah.
Saat ditemukan, jasad Kopral terbungkus dalam lipatan tilam dan hanya mengenakan celana dalam. Orang yang pertama kali menemukannya adalah adiknya sendiri, yakni Arbayah (31).
Pihak keluarga dan warga setempat menduga, Kopral merupakan korban perampokan yang disertai dengan pembunuhan. Dugaan ini diperkuat dengan ‘raibnya’ dua buah sepeda motor milik korban, yakni Suzuki Satria warna biru muda bernopol DA 5444 JC dan Kawasaki Ninja warna hijau bernopol DA 3747 NB.
Kasus tewasnya Kopral ini langsung ditangani pihak Poltabes yang dibantu jajaran Polsekta Banjar Barat. Setelah dilakukan penyelidikan dilokasi kejadian, petugas langsung mengevakuasi jasad Kopral ke Intalasi Kamar Jenazah RSUD Ulin.
Kasatreskrim Poltabes, AKP Bahruddin Tampubolon SE SH menerangkan, untuk sementara motif dibalik peristiwa tewasnya Kopral masih diselidiki.
“Dugaan sementara belum mengarah kalau Kopral merupakan korban perampokan yang disertai pembunuhan,” ujarnya.
Diterangkan Bahruddin, berdasarkan keterangan keponakan korban, sepeda motor korban yang dikabarkan hilang, telah dibawa keluar oleh teman-teman korban sekitar pukul 23.00 Wita.
“Jika melihat kondisi korban, diduga kejadiannya pagi hari, karena darah yang ada di TKP nampak masih segar. Kalau dibunuh malam pasti darahnya sudah mengental, selain itu handphone korban yang dikabarkan hilang juga ditemukan,” ungkap Bahruddin seraya menambahkan dugaan sementara kasus ini murni pembunuhan.
Pantauan Metro Banjar di lapangan, kabar tewasnya Kopral menyebar dengan cepat. Akibatnya, puluhan warga berbondong-bondong berdatangan ke rumah korban.
Jajaran Polsekta Banjar Barat yang dipimpin Kapolseknya, AKP Andi Adnan SIk, dan Kanitreskrim, Ipda Resky Maualan, juga terlihat di rumah korban.
Puluhan anggota Satreskrim Poltabes, mulai dari Resmob hingga Jatanras, yang dipimpin oleh Kasatreskrim, juga berdatangan ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan informasi berkait kejadian itu.
Setelah mayat korban dievakuasi ke Instalasi Kamar Jenazah RSUD Ulin, petugas langsung membentangkan police line di sekeliling rumah korban yang sekaligus dijadikan tempat Pusat Kursus Garuda.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s