Gang Kecil dan Becek Diterobos

  • Pekat Gabungan Jaring Miras dan Sajam

Senin, 10 Maret 2008

Dilaporkan: Budi Arif RH/Dony Usman

BANJARMASIN- Wajah Tinggi Manurung (52) langsung lesu ketika melihat kedatangan puluhan anggota polisi berpakaian preman, ke tempatnya berjualan minuman keras (miras) di kawasan Jl S Parman, Banjarmasin Tengah, Sabtu (8/3) malam.
Warga Kompleks Arrahman RT6, Jl Soetoyo S, Banjarmasin Barat.
ini pun hanya bisa garuk-garuk kepala ketika melihat barang dagangannya empat kardus yang berisi puluhan botol miras berbagai merek, diangkut polisi.
Rupanya, setelah beberapa kali rumahnya digerebek polisi karena berjualan miras, Tinggi Manurung tetap berjualan. Namun nasib yang dialami kali ini tidak jauh berbeda, jika jualan di rumah digerebek anggota Polsekta Banjar Barat, saat jualan di kawasan Jl S Parman dia malah digerebek anggota poltabes yang melaksanakan razia penyakit masyarakat (pekat).
Rombongan yang terdiri dari puluhan motor ini dengan dipimpin langsung kasatreskrim tak segan-segan masuk ke dalam gang kecil yang jalannnya terendam air guna mencapai target para penjual miras.
Dalam razia pekat malam itu, Poltabes mengerahkan sekitar 93 personel, baik dari Satsamapta, Satreskrim, Satnarkoba, dan Satintelkan, serta Provos P3D.
Selain mengamankan puluhan botol miras milik Tinggi Manurung, malam itu petugas juga mengamankan sekitar 79 botol miras dari sebuah warung di kawasan Jl Djok Mentaya, dekat Puskesmas Cempaka, yang diketahui milik Suharno (40), warga Jl Dahlia, Gg Budaya, Banjarmasin Barat.
Padahal, baru sekitar 10 hari yang lalu, warung Suharno juga digerebek anggota Satsamapta Poltabes dan Satpol PP. Saat itu juga diamankan miras sebanyak 100 botol lebih.
Razia pekat malam itu juga menjaring seorang pengendara sepeda motor yang kedapatan membawa senjata tajam, Budiman (23), warga Gg Karang Dukuh, RT25, Jl AIS Nasution, Banjarmasin Tengah, yang kebetulan melintas di kawasan Jl Veteran.
Petugas juga menjaring enam pelajar yang kedapatan tidak membawa KTP saat main biliar di Sphinx, serta beberapa pria yang juga tidak mempunyai kartu identitas saat diperiksa di jalanan.
Kabagops Poltabes, Kompol Prihartono mengungkapkan, dalam razia pekat kali ini, khusus anggota Samapta sasarannya adalah kawasan Sphinx, Karaoke Joy, Shinta, Parkiran Hotel Kuripan dan Mentari, parkiran Grand dan HBI.
Sementara, khusus anggota Satnarkoba yang dipimpin Kasatnarkoba, Kompol Andi Aliamin, sasarannya adalah melakukan penyelidikan di Diskotek HBI, Grand, dan Barito.
Sedangkan anggota Satreskrim dan Satintelkan yang dipimpin Kasatreskrim, AKP Bahruddin Tampubolon SE SH, khusus menyisir kawasan-kawasan rawan dan tempat-tempat yang dicurigai menjual miras.
“Untuk yang dijalanan sasarannya adalah miras, senjata tajam, curanmor, dan lain-lain,” ungkap Kabagops.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s