Tiga Toko Emas Dikuras Perampok

  •  Terdengar Empat Kali Tembakan
  •  Pelaku Tinggalkan Lima Buah Sepeda Motor

Selasa, 11 Maret 2008

Dilaporkan: Muhtar Wakhid

TANAH BUMBU- Sekitar 10 orang bersenjatan pistol dan pedang samurai menguras isi tiga toko emas di Pasar Kusan Raya Bersujud, Kota Pagatan, Tanah Bumbu, Senin (10/3) sekitar pukul 14.00 Wita. Aksi perampokan yang diikuti dengan empat kali tembakan ini tidak memakan korban jiwa. Namun kerugian yang diderita korban mencapai ratusan juta rupiah.
Informasi didapat, ketiga korban perampokan toko emas itu adalah Hj Murni (45), warga Jln Arif Rahman Hakim Desa Juku Eja RT3, Kusan Hilir, Tanbu, dan suami istri H Fadli (35) dan Hj Nurdina (30), warga Jln Jati RT3, Kelurahan Kota Pagatan, Kusan Hilir, Tanbu.
Hj Murni mengaku, total emas yang dirampok sebanyak satu kilogram emas. Sedangkan Hj Nurdina mengaku, dua kilogram emas dan uang kontan Rp20 juta disikat perampok. Sementara H Fadli belum bisa mengungkapkan berapa banyak emasnya yang dibawa perampok. Namun dia menaksi kerugian yang diderita mencapai Rp300 juta.
Hingga berita ini diturunkan, kawanan perampok masih dalam pengejaran pihak jajaran Polsek Kusan Hilir. Kendati belum menemukan pelakunya, petugas sudah menemukan lima buah sepeda motor jenis Yamaha F1 yang diduga milik para pelaku.
“Lima buah sepeda motor itu ditemukan di kawasan hukum Polsek Kusan Hulu,” ujar Kapolsek Kusan Hilir, Iptu Toni Junianto melalui Kanitreskrimnya, Aiptu Sunaryo.
Tembakan                 Aksi perampokan yang terjadi di siang bolong ini seperti sudah direncanakan dengan rapi. Buktinya, sebelum perampokan terjadi, dua orang pria berjaket hitam secara bersamaan memasuki toko emas miliknya Hj Murni dan Hj Nurdina. Sedangkan lainnya menunggu di luar toko.
Kedua pria berjaket hitam itu berpura-pura ingin membeli emas.
Tanpa curiga, Hj Murni dan Hj Nurdina melayani mereka. Namun begitu dipersilakan masuk ke toko dan ditunjukan perhiasan emas, dua pria berjaket hitam itu memperlihat tujuan sebenarnya; ingin merampok.
Merasa ada gelagat yang tidak baik, Hj Murni dan Hj Nurdina cepat-cepat mengamankan dan mempertahankan emas miliknya. Sayangnya, H Murni dan Hj Nurdina tak kuasa memberikan perlawanan, karena si perampok menggunakan pistol. Terlebih lagi pistol itu diarahkan ke kepala kedua korban.
Merasa jiwa terancam, kedua korban hanya diam mematung saat pelaku menembakan pistolnya ke arah lemari penjualan perhiasannya serta menguras habis isinya.
Suara tembakan itu sempat didengar oleh suami Hj Nurdina, H Fadli, yang juga tengah berjualan emas. Namun saat dia akan memberikan pertolongan, dia diserang perampok dengan samurai. Merasa nyawa terancam, Fadli lari menghindar hingga terjatuh ke dalam got dan terluka di lengan kanannya.
Naasnya, saat Fadli menghindar itu, tokonya juga disantroni para perampok dan hampir seluruh isinya dikuras oleh  mereka.
H Fadli, yang ditemui di Mapolsek Kusan Hilir mengaku, empat kali mendengar suara tembakan. “Satu kali di toko Hj Murni, satu kali di toko Hj Nurdina dan dua kali di luar toko,” ujarnya.
Pedangan lain dan para pengunjung pasar yang mengetahui kejadian itu tidak ada yang berani mendekat dan memberikan perlawanan.
“Mereka takut setelah melihat pistol dan pedang yang diacungkan para perampok,” ujarnya.
Saksi mata lainnya mengatakan, para perampok juga ingin menggasak toko emas lainnya, H Imi, yang masih saudara dengan Hj Nurdina.
“Begitu mendengar kegaduhan dan beberapa pria berjaket hitam mendekatinya, dia (H Imi) buru-buru menutup toko dan mengurung diri di dalam,” ujar saksi mata tersebut.
Menurut saksi mata, para pelaku melarikan diri melalui jembatan beringin ke arah kecamatan Sungai Loban. “Para perampok juga sempat melukai orang yang ada di jembatan tersebut,” ujarnya.

Iklan

1 Komentar

  1. salah satu pelakunya pernah bermukim di samarinda tepatnya di daerah karang asam dan inisialnya adalah DR, informasi ini saja yang dapat saya berikan


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s