Mau Diledakan Habis Isya

  • Polda Kalsel Diancam Bom

Dilaporkan: Irfani Rahman

Jumat, 4 April 2008

BANJARMASIN – Seorang lelaki misterius mengusik ketenangan Mapolda Kalsel. Tanpa banyak bicara dia langsung mengancam mau meledakan “sarang macam” itu Kamis (3/4) malam, tepatnya usai salat Isya.
“Pak Kapolda, Insya Allah, Insya Allah, Insya Allah hari ini akan ada pengeboman habis Isya.” Itulah ancaman lelaki misterius tersebut, yang masuk ke Sentra Pelayanan Polda Kalsel di nomor telepon 4368571.
Ulina S, yang menerima telepon tersebut Kamis (3/4) sekitar pukul 14.00 Wita, kaget dengan ancaman itu. Ketika honorer pegawai yang bertugas di bagian Sentral Polda Kalsel atau dibawah Kabid Telematika itu mau menanyakan lebih lanjut, si lelaki misterius langsung menutup teleponnya.
Namun beberapa menit kemudian, lelaki misterius itu kembali menghubungi nomor yang sama. Kali ini yang mengangkatnya rekan Ulina. Tapi dari ujung telepon sana tak terdengar suara apa pun. Kemudian telepon ditutup. Tak lama kemudian telepon berbunyi lagi. Kali ini suaranya ada dan isi ancaman yang sama seperti telepon pertama.
Setelah mendapat telepon ketiga itulah petugas di Sentra Pelayanan Polda Kalsel melaporkan keatasannya. Kabar ini kemudian diteruskan ke pihak terkait.
Sekitar pukul 16.30 Wita, petugas dari Gegana Sat Brimobda Kalsel meluncur ke Polda Kalsel. Begitu sampai di Polda, mereka langsung melakukan penyisiran keseluruh sudut Mapolda.
Kehadiran Jihandak lengkap dengan alat mencari bom sempat menyita perhatian, tapi itu tidak lama. Karena adanya teror bom itu tidak diketahui semua orang.
Para perwira pengawas, misalnya. Para perwira piket ini baru tahu ada teror ini ketika dua anggota dari tim Gegana Polda Kalsel yang dipimpin Ipda I Made S dan Brigadir Suwardi dari Brimobda Polda Kalsel datang ke piket Polda untuk menanyakan tentang adanya teror. Setelah dijelaskan adanya ancaman teror bom yang masuk ke Sentral Pelayanan Polda Kalsel para perwira piket jadi mengerti dan mempersilakan petugas Jihandak melakukan penyisiran.
Saat petugas Jihandak melakukan penyisitan, kegiatan di Mapolda Kalsel juga berjalan lancar seperti biasanya. Bahkan gelar operasi yang dihadari seluruh Kapolres dan Kasat se Polda Kalsel pun tak terpengaruh dengan keberadaan petugas Jihandak di sekitar mereka.
Nihil
Sekitar dua jam melakukan penyisiran dengan menggunakan metal detector hasilnya nihil. Petugas Jihandak tidak menemukan bom dan barang-barang yang mencurigakan. Dirasakan aman, petugas Jihandak langsung kembali ke markasnya.
Pantauan Metro Banjar di Mapolda Kalsel, Kamis malam, tidak kesibukan yang berarti di tempat tersebut. Kemudian, hingga ditunggu sampai batas waktu (habis salat Isya), ancaman itu tidak terbukti. Tak ada bom yang meledak.
Menyikapi adanya ancaman bom itu, Kapolda Brigjen Drs Halba R Nugroho MM mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan tentang teror ini.
“Tentu akan kita lacak dan selidiki teror ini,” beber Halba pendek seraya masuk ke ruang kerjanya.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s