Peneror Bom Mapolda Kalsel Bocah SD

  • Mencontoh dari Televisi
  • Diamankan Usai Maulidan

Dilaporkan: Irfani Rahman/Budi Arif RH

Minggu, 6 April 2008

BANJARMASIN – Belum sampai dua hari, Unit Resmob Satreskrim Poltabes Banjarmasin dibantu Polresta Banjarbaru berhasil mengungkap sekaligus mengamankan peneror bom Mapolda Kalsel, Kamis (3/4) lalu. Mengejutkan. Pelakunya hanya seorang bocah lelaki berusia 11 tahun.

Adalah MR pelakunya. Murid kelas V Sekolah Dasar Negeri (SDN) di kawasan Banjarbaru ini melakukannya tanpa ada tujuan lain, kecuali iseng.
“Saya melakukan itu cuma iseng saja, karena tidak ada pekerjaan,” ucap MR, yang ditemui di ruang Satreskrim Poltabes Banjarmasin, Sabtu (5/4) sekitar pukul 00.15 Wita.
Diceritakannya, dia melakukan perbuatan main-main itu usai pulang sekolah. Waktu itu dia tengah menonton acara televisi yang ditayangkan televisi lokal Kalsel.
“Saya mendapatkan nomor telepon itu (4368571, red) saat nonton televisi. Tapi saya tidak tahu kalau itu nomor Polda,” akunya.
Tanpa ada yang memintanya, kata MR, dia langsung mengambil handphone dan kemudian menghubungi nomor telepon tersebut.
“Awalnya, saya cuma telepon, tapi kemudian saya matikan. Setelah itu saya telepon lagi dan orang yang mengangkat telepon menanyakan ada keperluan apa? Saat itulah saya bilang ‘Insya Allah, Insya Allah, Insya Allah bom akan meledak…,” tutur MR.
Berkait munculnya ide untuk mengatakan akan ada bom yang meledak itu, MR mengatakan, ide itu muncul karena dirinya sering melihat di televisi.
Setelah mengetahui tujuan MR melakukan peneroran itu cuma iseng, Kapolda Brigjen Drs Halba R Nugroho yang dikonfirmasi, Sabtu (5/4) siang, agaknya akan memaafkannya. “Anak itu akan kita nasihati,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Kasatreskrim Poltabes, AKP Bahruddin Tampubolon SE SH mengatakan pihak sudah memeriksa MR. “Munculnya ide bocah tersebut untuk melakukan teror masih didalami. Siapa tahu ada yang menyuruhnya. Tapi berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, belum ada ke arah itu,” ujar Bahruddin.
Untuk proses selanjutnya, kata Bahruddin, pihaknya akan berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak.
Usai Maulidan
Terungkapnya kasus teror bom ini setelah Unit Resmob Satreskrim berkoordinasi dengan pihak Indosat untuk melacak nomor handphone yang digunakan si peneror.
“Ternyata areanya berada di kawasan Banjarbaru,” ujar Bahruddin.
Setelah itu, kata Bahruddin, pihaknya menurunkan anggota Unit Resmob Poltabes yang dipimpin Kanitnya, Bripka Jony Arif.
“Dari sore sampai malam kita telusuri, ternyata bocah SD itulah pelakunya,” ungkap Bahruddin.
Jumat (4/4) sekitar pukul 22.00 Wita, anggota Unit Resmob Poltabes menjemput MR. Warga Jl Bina Karya, Guntung Luwa, Banjarbaru itu dijemput seusai mengikuti acara maulidan, yang digelar di langgar di dekat rumahnya.
Pantauan Metro Banjar, petugas yang membawa MR, yang didampingi kedua orangtuanya, tiba di Mapoltabes Banjarmasin, Sabtu (5/4) sekitar pukul 00.15 Wita. Malam itu juga, bocah tersebut langsung dibawa ke ruang Satreskrim Poltabes untuk menjalani pemeriksaan.
Tak lama kemudian, beberapa anggota Densus 88 Anti Teror Polda Kalsel juga datang ke Mapoltabes setelah mendengar kabar tentang diamankannya bocah pelaku teror tersebut.
Saat Metro kembali melakukan pemantauan ke Mapoltabes, Sabtu (5/4) siang, bocah tersebut masih berada di ruang Satreskrim dengan didampingi ibu dan bapaknya.
Ulina S, petugas Sentral Pelayanan Polda Kalsel yang menerima
acaman teror bom itu, nyaris tidak percaya kalau pelakunya anak kecil berusia 11 tahun.
“Tidak terkejut sih, tapi heran saja,” ucap Lina.
dihubungi Metro, Sabtu (5/4) siang.
Menurutnya, sang penelepon itu suaranya sangat tenang dan fasih. “Tidak hanya itu, waktu menelepon pun keadaannya sangat tenang dan tidak ribut,” ucapnya.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s