Kakak Adik Ditembak

  • Gerombolan Parman Dilumpuhkan

Dilaporkan: Saiful Akhyar/Jumadi

Rabu, 9 April 2008

BANJARBARU – Aksi gerombolan perampok pimpinan Suparman alias Parman (35) tidak akan terdengar lagi. Selasa (8/4) dinihari, Parman bersama tiga orang anak buahnya berhasil ditangkap Tim Buser Reskrim Polsekta Banjarbaru Timur Cempaka berkerjasama dengan Polsekta Banjarmasin Selatan.

Penangkapan terhadap kawanan Parman, yang dilakukan sekitar pukul 02.00 Wita, ini diwarnai ketegangan. Pasalnya, Parman bersama kakaknya, Parno, berusaha melawan saat dibekuk petugas. Akibatnya, kaki mereka berdua dihadiahi timah panas.
Parno, warga Jln Simpang Limau RT20, Kelurahan Tanjung Pagar Banjarmasin Selatan, ditembak di kaki kanannya. Sedangkan Parman, warga Gg Zais, Kelayan B, ditembak di kaki kanan dan kirinya.
Sedangkan dua akan buah Parman lainnya, M Yusuf alias Agus (21), warga Simpang Limau RT22, Tanjung Pagar Banjarmasin Selatan dan Rahman alias Kadirun (28), warga Jl Murung Raya RT6 Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan tidak didor petugas. Saat dibekuk di rumahnya masing-masing, mereka tidak memberikan perlawanan.
Kini Parman, Parno, Agus dan Kadirun berada di sel Polsekta Banjarbaru Timur Cempaka. Mereka akan mempertanggungjawabkan dua aksi perampokan yang telah dilakukan, yakni di Kampung Batu Ampar RT28 Cempaka, Sabtu (11/1) hari lalu dan di tempat wisata Danau Kampung Transmigrasi di Gunung Kupang Cempaka, Minggu (6/4) lalu.
Informasi diperoleh, sebelum digulung petugas, kawanan Parman ini telah beberapa kali melakukan kejahatan, di antaranya merampok  keluarga Hendra (52), petani bibit karet di Kampung Batu Ampar RT28 Cempaka, empat bulan lalu tepatnya Sabtu (11/1) dini hari lalu dan merampok Fajrin (17) bersama pacarnya, Dina (16), yang tengah menikmati keindahan tempat wisat Danau Kampung Transmigrasi di Gunung Kupang Cempaka, Minggu (6/4) siang.
Aksi perampokan di tempat wisata ini menjadi awal kesialan bagi Parman cs. Dalam aksi itu, Parman cs gagal merampas sepeda motor Yamaha Jupiter MX milik Fajrin, warga Kompleks Banua Permai, Sungai Besar Banjarbaru. Karena Fajrin memberikan sengit.
Selain itu, identitas Parman cs sedikit terungkap. Karena
Fajrin sempat melihat dan mengingat salah satu nomor polisi sepada motor Kawasaki Blizt yang dipakai kelompoknya Parman cs.
Oleh Fajrin nomor itu kemudian dilaporkannya kepada polisi. Hasil pelacakan petugas, sepeda motor itu milik Parman yang tinggal di Gg Zais, Kelayan B, tak jauh dari Polsekta Banjarmasin Selatan.
Saat akan dibekuk, Parman memberikan perlawanan. Akibatnya, dua timah panas ditembakan ke kaki kanan dan kiri Parman.
Dari nyanyian Parman, petugas kemudian mendapatkan nama dan alamat tiga anak buahnya. Tanpa kesulitan petugas berhasil menangkap Parno, Rahman dan Agus di kawasan Simpang Limau Banjarmasin Selatan.
Kapolresta Banjarbaru, AKBP Zuhdi B Arrasuli SH, melalui Kapolsekta Banjarbaru Timur Cempaka, AKP Pardiya SH, membenarkan pihaknya telah menangkap kawanan Parman.
“Kalau kakak beradik, Parma dan Parno, terlibat kasus rampok di Batu Ampar. Untuk kasus ini, seluruh pelakunya ada 7 orang. Tapi TO kita tinggal dua orang lagi. Tiga orang pelaku, Saimin (28), Misyadi (30) dan Syakrani (30), sudah ditangkap lebih dulu. Disusul dua pelaku kakak adik,” jelasnya.
Khusus Parman, lanjutnya, juga terlibat kasus lain di Danau Gunung Kupang bersama tersangka Agus dan Rahman. “Untuk kasus ini masih ada satu tersangka lagi yang jadi TO,” ucapnya.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s