Habis Gerebek, Oknum Poltabes Ditangkap

  • 9 gram shabu campur garam
  • Ojek Transaksi SS 10 Gram

Dilaporkan: Dony Usman/Budi Arif/Irfani Rahman

Kamis, 10 April 2008

BANJARMASIN- Diduga menjadi pengedar shabu-shabu (SS), seorang oknum anggota unit ranmor reskrim Poltabes Banjarmasin, Briptu AR, dibekuk patugas Sat I Direktorat Narkoba Polda Kalsel, di samping Duta Mall, Rabu (9/4) sekitar pukul 15:00 Wita.
Dari penangkapan itu, petugas menemukan barang bukti 9 gram SS positif bercampur garam dapur yang diduga sempat dibuang AR di jalan ketika petugas tengah mengejarnya.
Briptu Ar hingga kini masih menjalani pemeriksaan oleh jajaran Sat I Direktorat Narkoba Polda Kalsel.
Direktur Narkoba Kombes Drs Sukirman melalui Kasat I AKBP Made Wijana, Rabu (9/4) sore membenarkan penangkapan Briptu Ar oleh jajarannya.
“Kita tangkap di jalan samping Duta Mall. BB sendiri sempat dibuang yang bersangkutan sebelum dia kita tangkap,” ungkap Made yang didampingi para perwiranya.
Uniknya, sebelum ditangkap petugas, Briptu Ar baru selesai melaksanakan tugas penggerebekan terhadap judi sabung ayam bersama sang Kasat AKP Bahrudin Tampubulon.
Diungkapkan Made penangkapan sang oknum ini sempat diwarnai aksi pengejaran.
“Sebelumnya anggota kita janjian untuk melakukan transaksi shabu sebanyak 5 gram dengan yang bersangkutan,” beber Made yang selalu berkoordinir langkah penangkapan.
Dalam janjian transaksi itu, lanjut Made, untuk lima gram itu disepakati seharga Rp7,5 juta.
Kemudian disepakatilah transaksi di depan Duta Mall di Jl A Yani Km2. Namun petugas waktu itu tak mau menyentuh yang bersangkutan. Begitu yakni ada barang petugas unit lainnya pun bergerak melakukan penangkapan di samping Duta Mall yakni di Jalan Simpang Ulin
Made mengatakan pihaknya pun telah memeriksaan serbuk tersebut. hasilnya adalah positif namun tercampur dengan garam dapur.
“Hasilnya BB nya positif namun bercampur garam. Jumlahnya sekitar 9 gram. Mungkin karena bercampur,” beber Made seraya dengan hasil itu pihaknya menetapkan Ar sebagai tersangka.
Terpisah, Kasatreskrim Poltabes AKP Bahrudin Tampubulon membenarkan yang bersangkutan Briptu Ar adalah anggotanya yang bertugas di bagian identifikasi.
“Baru mulai hari ini masuk unit ranmor. Malah tadi sama-sama menggerebek judi sambung ayam. Ada apa ya,” ungkap Bahrudin seraya terdengar kaget begitu dibilang anggota diamankan petugas.

Ojek Jual Shabu
Sementara itu, bujangan warga Jl Tembus Mantuil Gg Bersama RT71, Banjarmasin Selatan, Rahmatullah alias Amat (21), ditangkap anggota Satnarkoba Poltabes karena diduga terlibat peredaran shabu-shabu, Selasa (8/4) sekitar pukul 19.00 Wita.
Pemuda yang berprofesi sebagai tukang ojek ini disergap petugas saat akan bertransaksi shabu-shabu di sebuah rumah yang terletak di kawasan Gg Jemaah I, Jl 9 Oktober, Pekauman, Banjarmasin Selatan, yang diketahui dihuni oleh Acil Ms.
Dalam penangkapan yang dipimpin Kanit Idik, Ipda Mars Suryo itu, petugas Satnarkoba Poltabes menyita satu paket besar shabu- shabu yang beratnya sekitar 10 gram.
Bersama barang bukti yang disita, malam itu juga Amat langsung digelandang ke Mapoltabes guna menjalani pemeriksaan dari penyidik.
Sempat terjadi peristiwa mengharukan dalam penangkapan itu. Ketika petugas mau membawa Amat, tiba-tiba seorang bocah laki- laki berusia sekitar 12 tahun yang ternyata merupakan adik kandung Amat langsung menangis sejadi-jadinya.
Bocah itu terus memegangi tangan kakaknya hingga perlahan- lahan terlepas seiring dibawanya Amat oleh petugas.
Kasatnarkoba Poltabes, Kompol Andi Aliamin SH menjelaskan, 10 gram shabu-shabu tersebut memang diamankan dari tangan seorang kurir bandar yang bernama Rahmatullah alias Amat.
“Dia ini juga biasa ngedar dan dia juga pernah kita amankan karena kasus serupa,” ungkap Andi.
Menurut Andi, berpegang pada informasi dari masyarakat, pihaknya melakukan penyelidikan untuk menangkap Amat dengan menyusupkan anggota melakukan undercover.
“Petugas yang undercover memesan 10 gram dengan harga Rp1.450.000 per gram kepada Amat dan ternyata disanggupi,” terang Andi.
Andi menambahkan, saat anggotanya melakukan penggerebekan, sang pemilik rumah, Acil Ms, telah kabur lebih dulu sebelum ditangkap.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s