Istri Polisi Gerebek Rumah Janda

  • Buktikan Oknum Poltabes Berselingkuh

Dilaporkan: Saiful Akhyar/Budi Arif RH

Selasa, 15 April 2008

BANJARBARU – Gerebek menggerebek bukan hanya tugas polisi saja, istri polisi pun bisa melakukannya. Seperti Ny Ridha ini. Ibu beranak satu ini nekat menyatroni rumah janda, Ny Desy, yang diduga menjadi selingkuhan suaminya, Briptu NS.

Kesunyian dan keheningan Kompleks Darul Hijrah, diperbatasan Cindai Alus-Loktabat Utara, Kota Banjarbaru, mendadak dipecahkan dengan kedatangan sejumlah sepeda motor dan mobil, Minggu (13/4) malam sekitar pukul 22.00 Wita.
Serombongan orang keluar dari mobil itu, satu di antaranya Ny Ridha, warga Banjarmasin. Dengan perasaan teramat marah, Ny Ridha yang didukung keluarganya mendatangi rumah Ny Desy. Dia ingin menangkap basah suaminya, anggota Poltabes Banjarmasin Briptu NS, yang diduga berada di rumah janda beranak satu itu.
Sayangnya, saat digerebek Briptu NS tidak ada di rumah si janda tersebut. Meski demikian, Ny Ridha berhasil mendapatkan barang bukti berupa baju dinas polisi dengan sepatunya, kunci kontak sepeda motor Honda Revo dan gambar mesra Briptu NS bersama Ny Desy.
Informasi didapat, sebelum penggerebak dilakukan, mulai sore hari, Ny Ridha bersama saudara sepupunya sudah mengintai rumah Ny Desy bernomor C10 di lingkungan Kompleks Darul Hijrah. Saat itu,
Ny Ridha menyaksikan sendiri suaminya tengah membersihkan rumput halaman rumah di kompleks itu. Sedang Ny Desy tidak terlihat.     Ny Ridha tidak langsung melakukan pelabrakan. Namun dia menunggu sampai tengah malam. Sekitar pukul 22.00 Wita, Ny Ridha bersama Ketua RW8, Drs Misgiono dan warga setempat, bergerak ke rumah Ny Desy.
Tepat berada di depan rumah, Ny Ridha dan warga melihat rumah Ny Desy dalam keadaan sepi. Meski demikian, mereka yakin pemilik rumah ada di dalam. Ini dikarenakan lampu teras dan ruang tengah menyala terang.
Awalnya, Ny Ridha mengetuk pintu rumah Ny Desy dengan pelan. Tapi tidak ada tanggapan. Karena sudah terlanjur marah, Ny Ridha kemudian menggedor pintu rumah Ny Desy sekuat-kuatnya. Tapi juga tidak ada tanggapan. Ny Ridha kemudian berteriak-teriak memanggil nama suaminya dan Ny Desy, si penghuni rumah tetap tidak memberikan jawaban.
Drama di depan rumah Ny Desy itu berlangsung sekitar setengah jam. Entah siapa yang melaporkan kejadian itu, tiba-tiba serombongan anggota Unit Reaksi Cepat (URC) Poltabes Banjarmasin muncul. Kepada warga, seorang anggota URC beralasan mereka datang ke tempat tersebut mengira ada maling. Seorang anggota URC lainnya berasalan mereka tengah jalan-jalan, dan kemudian melihat kejadian itu.
Apa pun alasan anggota URC itu, warga tetap merasa curiga kalau anggota URC itu adalah teman Briptu NS. Ini diperkuat lagi dengan sikap mereka yang terkesan menghalang-halangi penggerebekan itu.
Ketegangan warga dengan anggota URC sempat terjadi. Sebelum ketegangan memuncak Tim Samapta Polresta Banjarbaru yang langsung dipimpin Kasat Samapta AKP Wisnu tiba di lokasi dan langsung mengamankan situasi.
Tidak lama kemudian pintu rumah Ny Desy berhasil dibuka. Tapi si penghuni rumah masih tidak terlihat batang hidungnya. Mereka bersembunyi dalam kamar.
Ny Ridha dan warga mendesak supaya pintu kamar itu dibongkar paksa. Namun tidak ada yang berani melakukannya, karena terkendala izin ketua RW, yang masih kelihatan kebingunan mengambil keputusan.
Keadaan sempat ini berlarut sampai Pelayanan, Pengaduan dan Penegakan Disiplin (P3D) Polresta Banjarbaru tiba. Tapi keadaan tak berubah. Pintu kamar rumah tetap belum juga didobrak.
Sekitar pukul 03.00 Wita, tim Provos Poltabes Banjarmasin tiba di lokasi. Pintu kamar kemudian dibongkar paksa. Ternyata oknum polisi yang diincar tak ditemukan. Cuma Ny Desy saja yang ada di kamar itu sambil terisak tangis.
Warga menduga si oknum bersembunyi di flapon. Setelah dicari, ternyata tidak ada. Ada yang menduga, oknum ini berhasil kabur bersama dengan teman-temannya.
Meski Briptu NS tidak ditemukan, tapi hubungan antara Briptu NS dengan Ny Desy memang benar adanya. Karena di rumah tersebut mendapatkan barang bukti berupa baju dinas polisi berikut sepatu, kunci kontan sepeda motor Honda Revo dan foto mesra Briptu NS dengan Ny Desy.
Melihat bukti-bukti itu Ny Ridha marah. Takut terjadi apa-apa dengan Ny Desy, petugas cepat-cepat membawa dan memasukan Ny Desy ke dalam mobil.
Terpisah, Kasatsamapta Poltabes, Kompol Toetoes SW mengungkapkan, Briptu NS memang anggotanya yang bertugas di bagian Dalmas.
“Dia baru satu bulan lebih bertugas di Dalmas setelah dimutasi dari Satlantas,” ujar Toetoes.
Menurut Toetoes, pihaknya belum mendapat laporan kalau anggotanya tersebut telah digerebek oleh istrinya lantaran berselingkuh. “Saya belum dapat laporan tentang itu,” kata Toetoes.
Namun, Toetoes menambahkan, sebelumnya Briptu NS sudah pernah menjalani sidang disiplin karena dilaporkan istrinya telah berselingkuh.
“Saat itu dia membuat pernyataan untuk tidak berhubungan lagi dengan wanita selingkuhannya tersebut. Bisa jadi dia mengulanginya lagi, dan biar aja kalau dia digerebek istrinya,” ujar Toetoes.

Iklan

1 Komentar

  1. kapok lu polisi butut


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s