Mau Diledakan Habis Isya

  • Polda Kalsel Diancam Bom

Dilaporkan: Irfani Rahman

Jumat, 4 April 2008

BANJARMASIN – Seorang lelaki misterius mengusik ketenangan Mapolda Kalsel. Tanpa banyak bicara dia langsung mengancam mau meledakan “sarang macam” itu Kamis (3/4) malam, tepatnya usai salat Isya.
“Pak Kapolda, Insya Allah, Insya Allah, Insya Allah hari ini akan ada pengeboman habis Isya.” Itulah ancaman lelaki misterius tersebut, yang masuk ke Sentra Pelayanan Polda Kalsel di nomor telepon 4368571. Baca lebih lanjut

Pasca Penemuan ‘Galuh Kembar’

  • Merasa Intan, Periksakan ‘Galuh Puteri’

Dilaporkan: Elpianur Ahmad/Irfani Rahman

Kamis, 3 April 2008

PASCA pemunculan intan Puteri Malu di Pengaron, warga kembali menemukan ‘Galuh Kembar’ di Cempaka, Banjarbaru. Belum lagi ‘intan kembar’ itu diuji keasliannya, muncul lagi batu yang mirip ‘galuh kembar’.

Batu mulia sebesar telur ayam kampung yang penampilannya mirip dengan galuh kembar itu pun oleh pemiliknya, diberi nama ‘Galuh Puteri’. Baca lebih lanjut

Intan ‘Galuh Kembar’ Perlu Dibuktikan

Dilaporkan; Anita Kusuma W

Rabu, 2 April 2008

BANJARBARU- Kabar penemuan intan galuh kembar seberat lebih dari 300 karat oleh penambang di Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, perlu dibuktikan secara ilmiah dan lebih mendetil, walau secara kasat mata kilau perhiasan ini bisa dikatakan tergolong batu mulia.

Seperti dilansir harian ini, hanya berselang tiga bulan setelah penemuan intan Putri Malu, seorang pendulang menemukan sepasang batu kembar yang diduga intan. Batu kembar itu kemudian dinamakan Intan ‘Galuh Kembar’ ditemukan dua hari berturut-turut tepatnya Kamis (27/3) dan Jumat (28/3), di kawasan bekas lobang pendulangan di Cempaka. Menurut pemiliknya, intan yang kadarnya lebih 300 karat itu bahkan sudah ada yang menaksir harga perbutirnya Rp10 miliar. Baca lebih lanjut

Siswa SMA Temukan Mayat Bujang Peramuan

  • Tubuh Korban Menghitam

Dilaporkan: Saiful Akhyar

Rabu, 2 April 2008

BANJARBARU- Nyonya Ramsidah berteriak histeris, Selasa (1/4), di rumahnya, A Yani Km24, Peramuan RT12 RW5, Landasan Ulin Timur, Banjarbaru.

Adiknya sigap memapah sang kakak menuju sopal, sebuah kawasan yang terdiri dari lubang-lubang bekas galian dan berisi air saat penghujan, arah selatan dari Taman Makam Pahlawan Landasan Ulin. Baca lebih lanjut

Oknum Polisi Tembak Dahi Istri

  • ┬áRevolver Dibuat Mainan
  • ┬áTinggalkan Bayi 1,3 Tahun

Dilaporkan: M Khaitami

Selasa, 1 April 2008

PULANG PISAU- Briptu Henich DJ Gulo (25) membuat kesalahan yang sangat vatal. Istrinya sendiri ditembak di dahi dalam jarak satu meter. Sang istri, Sutri (23), tewas dalam kondisi terduduk.

Dor. Bunyi tembakan itu kontan menimbulkan kepanikan warga RT 8 Jln Marsumi Layar Pulang Pisau, Senin (31/3) sekitar pukul 11.45 WIB. Tanpa dikomando warga mencari dari mana sumber suara tembakan itu. Baca lebih lanjut

Dada Tukang Kayu Gosong

  • Tersengat Bor Listrik

Dilaporkan: Jumadi

Kamis, 27 Maret 2008

BANJARMASIN- Tersentuh bagian bor listrik yang terbuka, Hipni (30)
yang berdiri di atas air rawa tersentak ke belakang dan kemudian tersandar di tongkat ulin untuk pondasi, Rabu (26/3) sekitar pukul 10.00 Wita.

Rekannya, H Muhtar (50), kaget bukang kepalang. Ia berlari kencang dan cepat mencabut ujung kabel yang ada di rumah Hj Rodiah (50), Kompleks Perumahan Tata Banua, Jl AMD Gerilya, Banjarmasin Selatan. Baca lebih lanjut

111 Warga Tanah Abang Mengungsi

  • Desa Munggu Raya Terisolir

Dilaporkan: Sofyar Redhani/Saiful Akhyar/Eko Sutriyanto

Selasa, 25 Maret 2008

MARTAPURA- Hujan lebat selama beberapa jam disertai angin kencang Minggu (23/3) malam hingga Senin (24/3) dinihari, mengakibatkan beberapa kawasan di Kabupaten Banjar, Banjarbaru, Tapin, HSS dan Tanah Luat, kembali terendam.

Di Kabupaten Banjar, sebanyak 23 rumah di RT4 Desa Tanah Abang, Kecamatan Mataraman, terendam hingga mencapi 1 meter akibat meluapnya Sungai Takuti. Air yang naik sejak Senin (24/3) pukul 09.00 Wita, secara perlahan dan memuncak sekitar pukul 15.00 Wita. Warga tidak bisa lagi menempati rumah mereka dan memutuskan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Baca lebih lanjut